Posting Rindu Dari Kendawangan

ADA DECAK... ADA RAGU... saat tiba – tiba sms mu menyapa dalam kata jauh sebelumnya Dari Kendawangan sini telah ku tulis berjuta-juta kesaksian tentang anganan rindu akanmu, Tentangmu yang selalu tak pernah sempurna dalam sketsa perjalanan ini.....

Meskipun aku sesekali berani keluar dari bilik ini tapi selalu aku bagaikan kapas yang tertiup angin, melayang jauh hati di padang kesunyian beribu-ribu benang kerinduan akan kamu tersulam, tapi tak satupun jua kain dibentangkan. Hingga saatnya aku tertatih lagi, merunduk lagi mecoba melangkah menjauh dari mu melupakan kamu....

Akh ... Andai kamu mau membaca dan browsing KESINI telah berapa banyak aku posting untaian bait – bait rindu yang tersusun dari manik-manik pengharapan untuk kamu, semua untuk kamu, semua tentang kamu, hanya kamu...!!! 

Begitulah, Entah telah berapa banyak posting aku cipta untuk kamu, dan akan selalu aku cipta untuk kamu. Seperti pengaharapan akan dirimu yang tak jua pupus dari hatiku. Jika postingku tak bisa sampai padamu, tak sempat terbaca olehmu cukuplah postingku jadi pertanda bahwa aku merindukanmu dan selalu mengingatmu.... ----->>> INSPIRASI PICISAN

Pantai Jambat Kendawangan Dalam Harapan

Hingga ratusan kali sunset menyapa di Pantai Jambat Kendawangan ini, kau tahu betul tiap ruas waktu yang terlewati tak ada hembusan isyarat yang dititipkan angin dalam laku sekalipun bahkan kau menyadari betul belai ombak yang memberi sejuk untuk luka itu pun hanya menggodamu dengan damainya, memberi pesona demi pesona untuk jiwamu yang terluka hingga kau kobarkan perasaan, kau bangkitkan harapan, setelah itu tentu saja ia kan beranjak pergi meninggalkan mu dalam rasa dan harapan mu itu...

Akh… Rasanya Kau tahu betul semua itu lalu Kenapa kau masih bangkit, lantang menyeru kepada angin tertatih – tatih dalam satu iba kalau hanya untuk tahu betul dia tak pernah memantulkan arah rasa yang sama seperti harapmu sungguh seperti inginmu ---->>INSPIRASI PICISAN